Kamu Harus Coba Ini, LibreOffice!!!

libreoffice

Btw, kamu udah tau belum software yang satu ini? Tapi kamu pasti udah ga asing denger Microsoft Office kan?

Yaps sama halnya Microsoft Office, ini adalah software alternatif nya. LibreOffice juga menyediakan paket-paket untuk kebutuhan kantoran ataupun untuk pekerjaan sekolah/kuliahan.

LibreOffice ini dikembangkan oleh perusahaan bernama The Document Foundation (TDF). Software ini pertama kali rilis pada tahun 25 Januari 2011 dan sampai saat ini masih terus dikembangkan.

(saat artikel ini ditulis, versi dari LibreOffice nya sendiri adalah 6.1.1)

5 Organisasi Standarisasi Jaringan Dunia

Lalu, bisa di pasang dimana saja? (sistem operasi nya)

LibreOffice ini bisa kamu pasang di tiga operasi paling populer di dunia, yaitu Linux, Windows, dan juga MacOS.

Saya sendiri memasangnya di Windows dan juga Linux sebagai pengganti Microsoft Office.

Apa saja aplikasi di dalam LibreOffice?

Ada tiga yang utama disini, yaitu Writer, Calc, dan Impress.

Writer

Ini aplikasi pengolah kata dari LibreOffice, kalau kamu pakai Microsoft Office ini adalah Microsoft Word. Kamu bisa menyunting teks dengan mudah disini atau membuat baru teks dasar.

Fitur yang ditawarkan pun cukup beragam dan bisa dibilang komplit, semua tools dasar dari sebuah aplikasi pengolah kata sudah dibilang lengkap.

Format default dari Writer ini adalah .odt jika kamu save tanpa merubah fromat terlebih dahulu.

Tapi kita kan lebih familiar dengan format .docx yang dimiliki oleh Microsoft Word, jangan khawatir dengan soal itu, kamu dapat menyimpannya dalam bentuk .docx saat menyimpan file ini.

Kamu juga dapat memilih beragam format yang ada disana.

Calc

Ini adalah aplikasi lembar kerja, LibreOffice Calc ini mirip dengan MS Excel di MS Office. Kamu dapat menghitung dasar yang biasa dilakukan di MS Excel.

Meski saya sendiri jarang memakai aplikasi yang satu ini (sekarang), tapi saat saya melihat pertama kali dan mencoba perintah dasar yang biasa dilakukan Excel, kayaknya ga jauh beda sama Excel.

Format defaultnya adalah .ods dan kamu juga dapat memilih format lainnya .xlsx .xml .xls dan lainnya.

Impression

Kamu tahu Microsoft Power Point? Ini adalah alternatif nya jika kamu ingin menggunakan LibreOffice. Tersedia banyak tema untuk digunakan secara gratis, atau kamu juga dapat membuat tema sendiri.

Fitut-fitur dasar nya sudah mampu membuat tampilan dari setiap slide yang kamu buat sangat keren.

Format default dari LibreOffice Impression ini adalah .odp, dan tersedia beberapa format lain salah satunya adalah .pptx yang biasa digunakan di Microsoft Power Point.

Selain ketiga aplikasi utama nya itu, ada juga aplikasi LibreOffice Draw, LibreOffice Math, dan juga LibreOffice Base.

Semua aplikasi yang tersedia di LibreOffice semuanya adalah gratis tanpa dipungut biaya jika kamu ingin memasangnya di komputer atau laptop kalian baik itu Linux/Windows/MacOS.

Baca juga : [Google Keep Notes] Cara Membuat Catatan Dan Daftar Di Home Android

Lalu apa keunggulannya?

1. Free and Open Source

Apa artinya? Maksudnya aplikasi ini dapat kamu gunakan tanpa harus membayar lisensi dari si pengembang aplikasi ini.

Bahasa sederhananya gratis, tidak seperti Microsoft Office yang dimana kita harus membeli/menyewa lisensi dengan harga yang lumayan.

Kamu juga dapat membantu mengembangkan aplikasi ini, karena aplikasi ini bersifat open source atau sumber terbuka. Dengan itu kamu dapat ikut serta dalam pengembangan aplikasi ini.

2. Familiar

Menurut saya sendiri, ini sangat familiar dengan kebiasaan saya dulu saat memakai MS. Office, jika kamu memasang dan memakai LibreOffice ini juga pasti akan mengatakan demikian.

Memang ada beberapa tampilan/fitur yang mungkin agak berbeda dengan MS. Office, tapi itu tidak merubah semuanya.

Jadi sama saja jika kita ingin merubah font, mengatur ukuran font, merubah warna font itu tetap pada tempat yang sudah kita tahu saat memakai MS. Office.

3. Support di berbagai OS

Seperti yang sudah disinggung di atas, kalau LibreOffice ini dapat digunakan di tiga OS terkenal di dunia yaitu Linux, Windows, dan juga MacOS.

Kamu dapat mendowdnloadnya langsung di website resminya di https://www.libreoffice.org/download/download/ atau kamu bisa baca artikel saya sebelumnya Cara Install LibreOffice di Ubuntu.

Mungkin itu keunggulan yang saya rasakan sendiri.

Apa ada kekurangannya?

Sudah pasti ada, dimana ada kelebihan pasti ada kekurangan.

1. Terpaku pada MS. Office

Mungkin kamu bakal dikira aneh saat pake ini di publik atau ada teman melihatnya, memang si dari tampilan sekilah ga jauh beda sama MS. Office, tapi tetap LibreOffice punya karakteristik sendiri.

Alhasil kamu bakal jadi minoritas di lingkunganmu, itu juga terjadi pada saya sendiri saat membawanya ke sekolah dan ya mereka baru mendengan aplikasi yang satu ini.

Tapi itu tidak akan terjadi bila kita terus memberi informasi tentang LibreOffice ini, mungkin teman mu akan langsung tertatik karena aplikasi ini bersifat Freeware.

2. Tidak sinkron

Meski sepele, tapi kadang membuat kita harus menata ulang penempatan kalimat yang sedikit berubah. Kenapa bisa gitu?

Ini terjadi apabila kamu ingin membuka file yang sudah di buat di LibreOffice, lalu ingin membukanya di MS. Office. Meski ini jarang terjadi, tapi kalaupun terjadi masalahnya tidak akan terlalu rumit.

Perlu di ingat, ini terjadi ketika membuka di aplikasi berbeda. Dan jika kita membuka di komputer berbeda dengan aplikasi LibreOffice akan tetap seperti semula.

3. Tampilan

Meski LibreOffice ini tampilannya sudah lumayan familiar dengan aplikasi sejenisnya. Tapi ini menurutku saja ya, tampilannya agak kurang menarik dan juga harusnya pengembang bisa lebih dari ini.

Saya melihatnya kayak masih jadul tampilannya belum se modern aplikasi sejenisnya. Tapi mungkin ada alasan di balik ini.

Kesimpulan

Bagi saya sendiri setelah memakai LibreOffice, banyak memberikan efek positif sendiri kepada saya. Semenjak memakai sistem operasi Ubuntu khususnya.

1.) Gratis (ini sih paling penting haha).

2.) Mengurangi pemakaian software bajakan, ini karena saya belum bisa membeli lisensi asli Microsoft Office.

3.) Lebih lega aja, karena saya ga pake yang bajakan jadi ga usah risau sama lisensi atau apapun yang berhubungan dengan pengembang aplikasi tersebut.

Oke itu saja yang bisa saya sampaikan, sampai jumpa di postingan berikutnya.

Baca juga : Saatnya Pakai WPS Office!

About hadewax 37 Articles
Hello, kenalin nama saya Rivaldi Rohman Handaka, lahir di kota Bandung. Saya sangat menyukai dunia Computer Networking, dan semoga apa yang saya share di Blog ini dapat bermanfaat bagi temen-temen. Keep Sharing for Technology

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*