Penjelasan Tentang Sistem Bilangan Komputer (Desimal, Biner, Oktal dan Heksadesimal)

sistem bilangan komputer
Image Source clipground.com

Sistem bilangan komputer, sebuah sistem bilangan yang harus kamu ketahui jika kamu masuk jurusan elektronika ataupun TKJ (dan jurusan lain yang mirip mirip ya).

Tapi tidak menutup kemungkinan bagi kamu yang ingin mendalami tentang dunia elektronika dengan mempelajari sistem bilangan komputer.

Terdiri 4 sistem bilangan komputer, yaitu :

  1. Desimal
  2. Biner
  3. Oktal
  4. Heksadesimal

Baca juga: Pengertian LAN (Local Area Network) Pada Jaringan Komputer

1. Sistem Bilangan Desimal

Sistem bilangan yang sangat umum kita ketahui dalam hitung menghitung, dalam matematika sd pun kita sudah mengenalnya. Sistem bilangan desimal memiliki basis atau radiks 10. Bilangan desimal dimulai dari 0 sampai 9 (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9).

Untuk bilangan berikutnya adalah 10 (1 dan 0) bilangan yang bertambah dimulai dari belakang, setelah sampai bilangan 9 maka bertambah juga bilangan yang didepan (contoh 19 (1 dan 9) lalu 20 (2 dan 0)).

7 x 10³  = 7000
5 x 10²  =  500
2 x 10¹  =   20
3 x 10^0 =    3          
           7523

atau 7523 dapat diterjemahkan juga dengan (7 x 1000) + (5 x 100) + (2 x 10) + (3 x 1). Adapun yang dinamakan dengan pecahan desimal, kamu pasti familiar dengan ini, ada koma dibelakangnya, contoh 523,68 dapat diartikan:

5 x 10²  =  500 
2 x 10¹  =   20 
3 x 10^0 =    3
6 x 10¯¹ =    0,6
8 x 10¯² =    0,08
            523,68

2. Sistem Bilangan Biner

Bilangan biner adalah bilangan yang mempunyai base atau radiks 2 yang hanya mempunyai 2 digit yaitu 0 dan 1. 0 dan 1 biasa disebut juga dengan binary digit atau bit. Bobot dalam bilangan biner ini adalah kelipatan atau pangkat 2.

Jadi jika ingin menghitungnya, pake cara berhitung dari kanan ke kiri satuan, duaan, empatan, delapanan, dan seterusnya. Berkelipatan 2, contoh:

Bilangan biner dari 1010, berikut adalah penjelasannya.

8421
0101

maka : 4 + 1 = 5

Jika melihat ditabel, maka kita menghitung bilangan 1 biner diletakan di satuan desimal mana. Disana tertulis bahwa bilangan biner terletak di bilangan 1 desimal dan 4 desimal.

Bilangan biner ini mungkin terlihat gampang-gampang susah, karena cuman ada dua bilangan disana.

Baca juga: Pengertian Client Server beserta Sejarah, Kelebihan & Kekurangan

3. Bilangan Sistem Oktal

Sistem bilangan oktal atau octal number system ini menggunakan 8 macam simbol bilangan, yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7. Sistem bilangan oktal ini menggunakan base atau radiks 8. Contoh bilangan oktal 377 apabila dikonversi ke bilangan desimal adalah 255.

atau maka :

3 x 8²  = 192
7 x 8¹  =  56
7 x 8^0 =   7
          255

4. Bilangan Sistem Heksadesimal

Heksadesimal atau sistem bilangan yang menggunakan basis atau radiks 16 adalah sebuah sistem bilangan yang memakai 16 simbol. Jika bilengan desimal menggunakan simbol 0-9 maka pada heksadesimal ditmbah 6 simbol dari A-F. Contoh B8 maka jika dikonversi pada bilangan desimal adalah 184, atau kita hitung:

B8 = B  x 16¹ + 8 x 16^0
   = 11 x 16  + 8 x 1
   = 176      +   8
   = 184

Baca juga: Apa Yang Dimaksud Dengan IP Address? Definisi IP Address

About hadewax 33 Articles
Hello, kenalin nama saya Rivaldi Rohman Handaka, lahir di kota Bandung. Saya sangat menyukai dunia Computer Networking, dan semoga apa yang saya share di Blog ini dapat bermanfaat bagi temen-temen. Keep Sharing for Technology

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*