Apa Yang Dimaksud Dengan IP Address? Definisi IP Address

apa yang dimaksud dengan ip address

 

Pengalamatan seluruh komputer yang terhubung dalam jaringan komputer berupa Internet Protocol atau IP, sering juga disebutkan IP Address. Dimana setiap Host (komputer atau perangkat terhubung lainnya) memiliki alamat yang unik atau berbeda.

IP Address memiliki karakteristik jaringan atau perangkat lunak (software) yang berbasiskan di Internet Protocol (IP).

Apa yang dimaksud dengan IP Address?

Lalu apa yang dimaksud dengan IP Address? Beberapa menyatakan bahwa IP Address ialah bentuk alamat secara numerik (desimal dan binari) yang diberlakukan pada semua komputer dan perangkat terhubung lainnya.

Dalam jaringan komputer, yang memanfaatkan Internet Protocol (IP) sebagai protokol untuk proses komunikasi dan transmisi.

Pengalamatan ini harus dapat memberikan informasi penting kepada para pengguna komputer beserta semua komputer dan perangkat lain yang terhubung pada jaringan komputer.

Yaitu tentang alamat identifikasi unik dari komputer atau perangkat yang bersangkutan beserta dengan informasi jaringan pada tempatnya berada.

Berdasarkan jumlah daya tampung para pengguna jaringan komputer yang dapat ditangani (komputer dan perangkat terhubung lainnya), maka IP Address dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu IPv4 dan IPv6, untuk lebih jelasnya nanti akan dijalaskan dibawah.

Baca juga: Pengertian Client Server beserta Sejarah, Kelebihan Kekurangan

Manfaat pengalamatan menggunakan IP Address

Alamat dan Identitas Unik

Bagi setiap komputer dan perangkat yang terhubung ke dalam suatu jaringan komputer, akan mendapatkan pengalamatan dengan angka unik yang akan membedakan dari setiap komputer saat berada pada suatu jaringan yang sedang digunakan, baik itu internet maupun intranet.

Maka mustahil apabila dalam jaringan komputer, komputer dan perangkat terhubung lainnya dapat saling mengenali satu sama lainnya tanpa adanya pengalamatan dari IP Address dengan nomor yang unik.

Contoh kamu mempunyai perusahaan, lalu akan menggunakan LAN (Local Area Netwok), maka dalam jaringan yang berada di area LAN (Local Area Netwok) setiap komputer dan perangkat terhubung lainnya akan mendapatkan alamat dan identitas unik yang berbeda-beda.

apa yang dimaksud dengan ip address

Memudahkan proses Routing

Dalam memetakan suatu rute yang harus ditempuh oleh paket data, dengan adanya IP Address yang setiap komputernya berbeda alamat maka sang paket data akan mudah sampai tanpa harus salah kirim ke komputer atau perangkat terhubung lainnya.

Mudah dalam proses komunikasi

Ini memudahkan di dalam proses komunikasi pada jaringan komputer komputer (selain transmisi data).

Baca juga: Pengertian Peer to Peer dan Tujuan, Kelebihan & Kekurangan Pada Jaringan

IP Address Public dan IP Address Private

IP Address Public

Apa yang dimaksud dengan IP Address Public? IP Address Public merupakan IP Address yang bersifat unik (pada bagian Network Identifier) untuk setiap komputer dan pada jaringan internet.

Seluruh komputer di dunia memiliki IP Address, termasuk juga perangkat-perangkat terhubung lainnya, ini digunakan untuk memudahkan di dalam mengenali satu sama lainnya.

Pada umumnya para pengguna akan mendapatkan IP Address Public dari penyedia provider (penyedia jasa layanan akses internet) maupun membelinya (apabila digunakan untuk kebutuhan server maupun produktif).

Contoh IP Address Public
Contoh IP Address Public

IP Address Public telah ditetapkan secara internasional oleh organisasi intter NIC (http://www.internic.net), yang merupakan badan internasional yang menyediakan informasi umum kepada masyarakat dunia mengenai layanan registrasi nama dan domain pada internet di seluruh dunia.

Baca juga: 5 Organisasi Standarisasi Jaringan Dunia

IP Address Private

Apa yang dimaksud dengan IP Address Private? Berbeda dengan IP Address Public, IP Address Private bersifat umum.

Sehingga dua buah jaringan berbeda yang tidak saling terhubung dapat menggunakan alamat yang sama. IP Address ini biasa digunakan pada jaringan lokal, misalkan Local Area Network (LAN).

Sebagai contoh kamu punya dua ruangan berbeda yang masing-masing ruangan tersebut memiliki jaringan Local Area Network (LAN) yang berbeda pula, yaitu ruang A dan ruang B.

Didalam ruangan A kamu mempunyai komputer X dengan IP Address Private 192.168.1.5, maka kamu dapat menggunakan alamat IP yang sama pada komputer (kita namakan Y) diruang B dengan IP Address Private 192.168.1.5.

Asalkan LAN diruang A dan di ruang B tidak terhubung, penggunaan IP yang sama dapat digunakan tanpa menimbulkan konflik antar IP Address yang sama.

Image source www.allisonroyce.com

Apabila kamu menggunakan layanan akses jaringan internet secara bersama-sama, misalkan kamu menggunakan layanan internet Telkom pada suatu gedung.

Maka umumnya semua komputer yang bersama-sama menggunakan akses internet sharing dari Telkom tersebut akan memiliki IP Address Public yang sama.

meskipun pada jaringan lokal, semua komputer itu memiliki IP Private masing-masing yang berbeda.

Bagaimana untuk mencegah agar tidak terjadinya penumpukan (Overlapping) IP Address Public dan IP Address Private pada jaringan secara global? Maka disediakanlah tiga buah kelas pada IP Address Private dengan jangkauan (range) masing masing, yaitu:

1. Kelas A

IP Address Private kelas A dimulai dari pengalamatan 10.0.0.0 hingga 10.255.255.255. Maka jumlah range IP Address kelas A ini akan mampu menampung total jumlah alamat bagi komputer dan perangkat terhubung sebanyak 16.777.216 buah.

2. Kelas B

IP Address Private kelas B dimulai dari pengalamatan 172.16.0.0. hingga 172.31.255.255. Maka jumlah range IP Address kelas B ini akan mampu menampung total jumlah alamat bagi komputer dan perangkat terhubung sebanyak 110.048.576 buah.

3. Kelas C

IP Address Private kelas C dimulai dari pengalamatan 192.168.0.0 hingga 192.168.255.255. Maka jumlah range IP Address kelas C ini akan mampu menampung total jumlah alamat bagi komputer dan perangkat terhubung sebanyak 65.536 buah.

Urutan dari kelas A ke kelas C (makin kebawah), daya tampung pengalamatan yang diberikan semakin sedikit.

Hal ini dapat menjadi masukan bagi pengguna jaringan komputer di dalam menentukan kelas mana (pada pengkelasan IP Address) yang akan digunakan di dalam jaringan lokal mereka.

Baca juga: Pengertian Telnet Dalam Jaringan Komputer

IP Address Dinamis dan IP Address Statis

IP Address Dinamis (Dynamic IP Address)

Apa yang dimaksud dengan IP Address Dinamis? IP Address Dinamis merupakan IP Address yang diperoleh oleh komputer dan perangkat terhubung lainnya di dalam jaringan komputer secara otomatis dan akan selalu berubah-ubah setiap saat (Dynamic).

Ini dilakukan secara otomatis oleh suatu perangkat, aplikasi, sekaligus protokol di dalam jaringan komputer yang bernama DHCP (Dynamic Host Controller Protocol) dan komputer yang bertindak sebagai DHCP Server.

IP Address Statis (Static IP Address)

Apa yang dimaksud dengan IP Address Statis? IP Address Statis ini diperoleh dengan cara mengatur sendiri konfigurasi pada komputer sesuai dengan pengaturan jaringan bersangkutan.

Terdapat bagian-bagian yang harus diketahui berupa pengkelasan pada IP Address, Subnet dan Subnet Mask, Gateway dan DNS (Domain Name System) server yang digunakan.

IPv4 dan IPv6

IPv4 (IP Address version 4)

IPv4 atau IP Address versi 4 yang paling umum dipakai saat ini, terdiri dari 4 oktet, dimana setiap oktet mampu menangani 255 buah komputer dan perangkat terhubung lain didalamnya.

IPv4 hanya mengangai jumlah pengguna maksimal sebanyak 255 x 255 x 255 x 255 = 4.228.250.625  buah komputer.

Angka sebesar 4 Milyar tersebut sudah tidak cukup relevan untuk teknologi saat ini. Pemecahan solusi yang diberikan untuk keterbatasan ini ialah menggunakan NAT (Network Address Translation).

NAT adalah sebuah cara untuk membagi, mengubah dan memodifikasi informasi pemetaan dari sebuah IP Address di dalam Nework Layer (untuk IPv4 Public) untuk dapar mencakup lebih dari dua buah komputer di dalam jaringan lokal yang memiliki IPv4 Private di dalamnya.

IPv6 (IP Address version 6)

IPv6 atau IP Address versi 6 ini adalah versi terbaru dalam pengalamatan jaringan komputer berbasiskan IP Address, yang diciptakan agar memberikan solusi terhadap permasalahan umum pada IPv4, yaitu keterbatasan terhadap daya tampung pengalamatan.

IPv6 mempunyai 16 Oktet (1 oktet = 255 komputer dan perangkat terhubung lainnya), sehingga jumlah maksimal komputer dan perangkat terhubung lainnya dapat ditampung adalah sekitar 3,4 Triliyun.

Diasumsikan hingga di masa depan sekalipun, setiap perangkat apapun itu misalkan, dapat ditampung dengan melalui IPv6 ini.

Baca juga: Cara Install IPTraf di Linux

 

About hadewax 34 Articles
Hello, kenalin nama saya Rivaldi Rohman Handaka, lahir di kota Bandung. Saya sangat menyukai dunia Computer Networking, dan semoga apa yang saya share di Blog ini dapat bermanfaat bagi temen-temen. Keep Sharing for Technology

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Penjelasan Tentang Sistem Bilangan Komputer (Desimal, Biner, Oktal dan Heksadesimal) - Hadewa
  2. Tips Agar Casing Komputer Tidak Nyetrum - Hadewa

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*